CARILAH PASANGAN YANG PALING BAIK AGAMA DAN AKHLAKNYA

Agama merupakan pertimbangan yang paling utama. Karena jika wanita yg kita pilih tidak taat beragama, bias dipastikan tidak taat juga dalam menjaga harga dirinya. Selain itu, juga akan terus menerus mempengaruhi suaminya untuk berbuat jahat, sehingga jauh dari ibadah kepada ALLAH SWT. Dan ingatlah, wanita yg rusak agamanya akan sering mempermainkan harta benda suaminya atau apapun yg menjadi amanahnya. Jika demikian hidup suami senantiasa kurang tenteram. Jika suami terus berdiam diri dan tidak melarang perbuatan istri, niscaya ia akan ikut terjerumus dalam kemaksiatan bersama istrinya. Jika suami mencegah istri dan melarang kemauannya, maka akan timbul pula pertengkaran, akibatnya bias memendekkan umur suami. Sebab itulah, Rosulullah saw sangat menganjurkan supaya memilih wanita yang kuat agamanya.
 

Setelah memilih wanita karena agamanya, urutan kedua adalah akhlaknya. Karena wanita yang buruk akhlaknya pada umumnya buruk pula agamanya, dan wanita yang kurang dalam akhlaknya cenderung mempermasalahkan hal-hal ringan dalam kehidupan keluarga (Imam al-Ghazali)

Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa menikahi wanita karena memandang KEDUDUKANNYA, maka Allah swt akan menambah baginya KERENDAHAN., Dan siapa menikahi wanita karena memandang HARTA BENDANYA, maka Allah swt akan menambah baginya KEMELARATAN., Dan siapa menikahi wanita karena memandang KETURUNANNYA, maka Allah swt akan menmbah baginya KEHINAAN. TETAPI siapa yg menikahi seorang wanita karena AGAMA & AKHLAQNYA dan barmaksud ingin MEREDAM GEJOLAK MATA & MENJAGA KESUCIAN SEKSUALNYA atau ingin MENDEKATKAN IKATAN KEKELUARGAAN, maka Allah swt akan MEMBERKAHINYA bagi istrinya dan MEMBERKAHI istri baginya." (HR. Bukhori-Muslim)

"Sesungguhnya menikahi seorang budak wanita hitam & jelek tetapi akhlaq & amalan agamanya bagus itu LEBIH BAIK daripada menikahi seorang wanita rupawan dan kaya raya tetapi akhlaq & amalan agamanya buruk" (HR. Bukhori)

Sesungguhnya ada 3 sebab dari keberkahan seorang perempuan, yaitu:
1) mampermudah dalam meminang
2) mempermudah maharnya
3) dan mudah saat menggaulinya karena disertai dengan penuh kasih sayang

* "Sebaik-baik perhiasan dan kesenangan terbaik dan terindah di dunia adalah istri yg sholihah" (HR. Muslim dan An-Nasa'i)

"Wallahu A'lam Bish Showab
READMORE
 

SEHELAI RAMBUTMU LEBIH MULIA DARI JUBAH ULAMA


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...Kisah Inspiratif ini bercerita tentang seorang ibu yang hidup di zaman sahabat. Beliau adalah orang miskin yang memiliki akhlak sedemikian tingginya hingga seorang ulama merasa begitu rendah di hadapan beliau. Kisah Inspirasi ini direpost dari milis, daarut tauhid. Silakan disimak

Suatu hari Imam bin Hanbal dikunjungi seorang wanita yang ingin mengadu.

“Ustadz, saya adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah lama ditinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk menghidupi anak-anak saya, saya merajut benang di malam hari, sementara siang hari saya gunakan untuk mengurus anak-anak saya dan menyambi sebagai buruh kasar di sela waktu yang ada.

Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan merajut itu saya lakukan apabila sedang terang bulan.”

Imam Ahmad menyimak dengan serius penuturan ibu tadi. Perasaannya miris mendengar ceritanya yang memprihatinkan.

Dia adalah seorang ulama besar yang kaya raya dan dermawan. Sebenarnya hatinya telah tergerak untuk memberi sedekah kepada wanita itu, namun ia urungkan dahulu karena wanita itu melanjutkan pengaduannya.

“Pada suatu hari, ada rombongan pejabat negara berkemah di depan rumah saya. Mereka menyalakan lampu yang jumlahnya amat banyak sehingga sinarnya terang benderang. Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera merajut benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu.

Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual?

Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu? Sebab, saya melakukan pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara, dan tentu saja itu tidak lain adalah uang rakyat.”

Imam Ahmad terpesona dengan kemuliaan jiwa wanita itu. Ia begitu jujur, di tengah masyarakat yang bobrok akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli halal haram lagi.

Padahal jelas, wanita ini begitu miskin dan papa.

Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam Ahmad bertanya, “Ibu, sebenarnya engkau ini siapa?”

Dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan, wanita ini mengaku, “Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi.”

Imam Ahmad makin terkejut. Almarhum Basyar Al-Hafi adalah Gubernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya. Rupanya, jabatannya yg tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya. Sampai-sampai adik kandungnya pun hidup dalam keadaan miskin.

Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad berkata,

“Pada masa kini, ketika orang-orang sibuk memupuk kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan menggerogoti uang negara dan menipu serta membebani rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada wanita terhormat seperti engkau, ibu. Sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari sela-sela jilbabmu jauh lebih mulia dibanding dengan berlapis-lapis serban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama.

Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil rajutan itu engkau haramkan? Padahal bagi kami itu tidak apa-apa, sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara...”

Kemudian Imam Ahmad melanjutkan, “Ibu, izinkan aku memberi penghormatan untukmu. Silahkan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada wanita semulia engkau...”

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
READMORE
 

... Pilih Menikah atau Kuliah? ... (Dua Dilema : Ibadah atau Maksiat)

Bagaimana jika dirimu hai ukhti, mendapat pinangan dari seorang ikhwan yang sholeh dan pemahaman agamanya tak diragukan, sedangkan engkau masih kuliah dan bagimu studi adalah nomor satu?
engkau pasti dilema bukan..?
(yang ini namanya dilema dalam kebaikan dan ibadah).
Nah, ulasan ini mungkin bermanfaat untuk pertimbanganmu..

Ukhti.. lelaki sholeh itu belum tentu datang 2x dalam seumur hidupmu. Artinya jodoh yang sholeh itu mahal harganya, sulit dicari.
Dan jauh lebih mahal dibandingkan dengan karier dunia yang sedang kau kejar. karena kebanyakan orang, tak bisa dipungkiri, bahwa seseorg itu rela menempuh pendidikan tinggi dengan biaya besar adalah untuk mengejar karier dunia. Artinya, agar suatu saat dapat bekerja di tempat bergaji besar sehingga uang yang sudah dikeluarkan untuk biaya pendidikan bisa terganti, hehe kira2 logikanya begitu bisa diterima gak ya?
Apalagi para orangtua sering menasehati, 'Sekolah yabg tinggi dan pinter biar nanti dapat pekerjaan yang mapan..'. Tuuuh bener kan? hihi.. :D

Tahukah anti..?
Jodoh yang sholeh itu lebih mahal dari segala karier dunia itu. Jodoh yang sholeh akan mengajakmu ke surga (insyaAllah), sedangkan karier kan belum tentu. apalagi jika nantinya engkau berkarier ditempat kerja yang rawan KKN. Bila masuk kedalamnya, berarti rawan dalam kubangan dosa. Bila tak ikut andil, maka akan dimusuhi teman2. Nah tuuuuh, Tul gak..? (dan yang ini namanya dilema dalam kemaksiatan).

Jadiii.. lebih mudah mana, memilih dilema dalam ibadah atau dilema dalam kemaksiatan..?

So. .hartamu yang paling mahal bukan suksesnya kariermu, bukan gelar Sarjana atau Master..tapi jodoh atau suami yang sholeh.
Meski begitu, bukan berarti saya mengatakan bhwa pendidikan tinggi itu gak penting lho yaa..
Semua itu penting. Tapi alangkah baeknya urusan akhirat sebaiknya menjadi prioritas utama daripada urusan dunia.
Bukankah begitu..?

Diterima monggo, tidak diterima ya tidak apa2 hehe.. :B

Meskipun tidak sedikit diantara sahabat-sahabat saya yang berani memutuskan untuk menikah muda, menikah saat duduk di bangku kuliah. Namun tidak sedikit pula yang takut untuk mengambil keputusan ini. Sebagian besar dari mereka masih menyimpan seribu alasan untuk perkara ini. Mereka masih merasa takut seandainya saat menikah kelak, kebutuhannya tak mampu dipenuhi. Masih khawatir kuliahnya akan keteteran, takut orang tua tidak memberi SIM. Takut tidak bisa membagi waktunya, tidak bisa membagi perhatian, takut menjadi penganguran, merasa belum cukup ilmu lah. dan lain-lain. Sesungguhnya ujian-ujian ini akan membuat jalan perjuangan kalian terasa lebih indah bukan? Berjuanglah…wahai sahabat.pasangan-hidup

Tetapi tidak jarang pula, kekhawatiran itu dimunculkan dari pihak orang tua. Mereka ikut memberikan “dalil” dalam kekhawatiran ini. Orang tua terlalu khawatir, setelah menikah kelak anaknya akan lalai terhadap tanggung jawabnya. Khawatir sang anak tidak mampu menyelesaikan kuliahnya, sehingga sandang Sarjana Teknik hilang begitu saja.

Upss…..khawatir masa depan anaknya akan berantakan, dan seterusnya.

Tapi wajar bukan?

Itulah sisi lain dari kasih sayang orang tua terhadap buah hatinya yang beranjak dewasa. Sebenarnya, banyak sahabat-sahabat saya yang mampu membuktikan tetap eksis walaupun menikah saat masih kuliah. Mampu mencukupi kebutuhannya, silaturahim pun tetap terjaga. Bahkan sahabat saya mampu menghadiahkan insan mungil nan lucu pada kedua orang tua serta mertuanya, padahal beliau masih kuliah.

Insya Allah, mereka itulah yang bisa membagi waktu dengan baik. Membagi waktu antara kuliah, keluarga barunya, serta keluarga besarnya. Mereka mampu menyeimbangkan kewajiban-kewajibannya. Jika ada hambatan dalam menyelesaikan kuliah, maka hal ini perlu ditelisik akar permasalahnya. Mungkin saja hal itu terjadi karena kekurang siapan salah satu pihak atau keduanya dalam menyelami bahtera rumah tangga. Tidak dapat dipungkiri memang, setelah menikah masalah yang dihadapi sepasang insan ini akan lebih kompleks, bila dibandingkan saat belum menikah. Lebih-lebih dalam urusan finansial rumah tangga. Apalagi setelah ada buah hati ditengah-tengah mereka.

Namun sekali lagi, bukan berarti keputusan untuk menikah saat kuliah itu mutlak salah. Apalagi jika hal itu didasari niat untuk menjaga kehormatan diri dan menyempurnakan separuh agama. Adapun suatu pernikahan dan perkuliahan agar berjalan seiring, maka harus ada kesiapan mental dan ilmu dari kedua belah pihak. Meskipun masih kuliah, pihak lelaki pun tidak boleh melupakan kewajibannya untuk memberi nafkah keluarganya. Seorang suami harus jeli melihat peluang-peluang usaha produktif. Dari bekal ilmu perkuliahan, insya Allah lebih dari cukup untuk meraup sedikit rizkiNya. Misalnya dengan menulis buku, membuka bimbingan belajar, jasa printing spanduk, reparasi barang elektronik, montir, counter pulsa, jaga warnet, dan seterusnya.

Sungguh perkara-perkara ini lebih baik daripada tergoda untuk melakukan zina. Orang tua pun, kadang baru mau menikahkan anaknya, setelah putri semata wayangnya hamil di luar nikah. -Semoga hal ini tidak terjadi pada saudara serta saudari kita-. Bukankah lebih baik, bila godaan syahwat sudah begitu hebat, seorang mahasiswa serta mahasiswi segera menikah?

Tidak perlu menunggu hingga selesai kuliah, kadang kala dalam masa menunggu itu, banyak sekali godaan membentang di depan mata kita. Bila tak kuat menahan, terjerumuslah dirinya dalam zina.

“Wahai pemuda, barang siapa yang telah mampu, hendaknya menikah, sebab menikah itu akan menundukkan pandangan dan akan lebih menjaga kemaluan. Kalau belum mampu, hendaknya berpuasa, sebab puasa akan menjadi perisai bagimu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jangan takut wahai pemuda. Allah ‘azza wa jalla telah menjanjikan dalam firmanNya. Artinya: …………Jika mereka miskin Allah akan mampukan mereka dengan KaruniaNya. Dan Allah maha luas (pemberianNya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur:32)

Lalu, bagaimanakah dengan kalian wahai sahabat? Menikah? Atau berPuasa?
READMORE
 

Jangan Cabut Uban

Rosulullah saw bersabda, “Sesungguhnya uban adalah cahaya islam”.
Rosulullah saw bersabda, “Janganlah engkau mencabuti uban. Tidaklah seorang muslim beruban dalam islam, melainkan dia akan mempunyai cahaya, kelak pada hari kiamat”
Nabi Muhammad saw bersabda, “Sesungguhnya ALLAH merasa segan terhadap orang yg beruban”. Yang dimaksudkan disini adalah segan memberi siksaan kepadanya.
Pencabutan uban merupakan bentuk penentangan terhadap takdir ALLAH, membenci perbuatan-NYA serta tidak rela terhadap ketetapan-NYA. Uban menjadi peringatan dari ALLAH akan datangnya kematian, pencegah nafsu syahwat, yg menyuruh mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat. (Syaikh Abdul Qodir Jailani)
READMORE
 

EMPAT WANITA DALAM SURGA DAN EMPAT WANITA DALAM NERAKA


4 Wanita Dalam Surga :
1. Wanita yang menjaga diri dari
berbuat haram, berbakti pada Allah
swt, Rasul dan suaminya.

2. Wanita yang menerima dengan
senang hati keadaan serba kekurangan dengan suaminya dan
banyak keturunannya serta
penyabar.

3. Wanita yang bersifat pemalu dan
bila suaminya pergi ia menjaga diri
dan harta suaminya dan jika suaminya datang ia mengekang
mulutnya dari perbuatan yang tidak
layak.

4. Wanita yang ditinggal mati
suaminya dan mempunyai anak
masih kecil lalu menahan dirinya untuk kawin lagi karena ingin mengurus anak-anak dan mendidik
serta memperlakukannya dengan
baik, dan bersedia kawin lagi karena
khawatir anaknya akan sia-sia /
terlantar.

4 Wanita Dalam Neraka ( kecuali
telah bertobat) :
1. Wanita yang mulutnya jelek pada
suaminya dan jika suaminya pergi ia
tidak menjaga dirinya dan jika
suaminya datang ia memaki / memarahinya.

2. Wanita yang memaksa suaminya
membeli apa yang suaminya tidak
mampu.

3. Wanita yang tidak menutupi
dirinya dari laki-laki lain dan keluar rumah dengan menampakkan
perhiasan dan kecantikannya untuk
menarik perhatian laki-laki lain.

4. Wanita yang tidak mempunyai
tujuan hidup kecuali makan, minum
dan tidur serta tidak berbakti pada Allah swt dan suaminya.
_
Ya Allah,jadikanlah kami menjadi
hamba yang bersukur atas segala
Rizki yang kau beri,dan
mudahkanlah rizki kami ya Allah.
*Aamiin*
READMORE
 

KELEBIHAN SEORANG WANITA

1. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali,

2.Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki shaleh,

3. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1000 lelaki yang jahat,

4. Dua rakaat sholat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80... rakaat sholat wanita yang tidak hamil,

5. Wanita yang memberi minum susu ibu kepada anaknya akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

6. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah didalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.

7.Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak nyenyak kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba sahaya.

8.Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.

9.Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.

10.Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.

11.Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkahan.

12.Wanita yang menguli tepung gandum dengan "bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.

13.Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti menyapu lantai di baitullah.

14.Wanita yang menjaga solat, puasa dan taat pada suami, Allah akan mengizinkannya untuk memasuki syurga dari mana-mana saja pintu yang dia suka.

15.Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.

16.Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.

17.Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun shalat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
18.Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin,dia mendapat ganjaran mati syahid.

19.Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun shalat.

20.Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo (2 tahun), maka malaikat-malaik at di langit akan kabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.

21.Jika wanita memberi susu dadanya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun shalat dan puasa.

22.Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang menutup auratnya yaitu memakai jilbab/ kerudung di dunia ini dengan istiqamah. info terakhir : kalimat2 di atas mayoritas terdpt dlm : "shahih bukhari-muslim"
maka berbahagialah wahai engkau wanita yg tlh tercipta dg sgala kelebihannya..y g tak dimiliki oleh kaum adam... semoga bermanfaat
READMORE
 

MENJADI WANITA PALING BAHAGIA DIDUNIA

"Jika ingin menjadi wanita palung bahagia didunia dan akhirat maka.....KATAKAN......

"TIDAK......bagu perbuatan tang dapat mensia-siakan umurmu seperti senang membalas dendam,berselisih dengan perkara yang didalamnya tidak ada kebaikan

"TIDAK......bagi sikap yang mengutamakan harta benda dan mengumpulkannya.
kurang arif untuk menjaga kesehatanmu,kebahagiaanmu dan waktu istirahatmu

"TIDAK.....bagi perangai yang suka mencari kesalahan orang lain ,Ghibah ,dan melupakan aib srndiri

"TIDAK.....bagi perangai yang suka mabuk,lena dalam kesenangan hawa nafsu,menuruti segala tuntutan dan keinginan

"TIDAK .......bagi sikap yang selu memboroskan waktu dengan sesusti yg tidak berguna dan bermangfaat

"TIDAK ..... bagi prilaku yang acuh terhadao kebersihan dan keharuman tubuhmu serta masa bodoh dengan keadaan tempat tinggal dan ketertiban rumah

"TIDAK.......bagi setiap minuman haram ,Rokok dan segala sesuatu yang kotor dan najis

"TIDAK......bagi sikap yang selalu mengingat -ingat kembali musibah yg telah berlalu,bencana yg sudah terjadi atou kesalahan yg sudah terlanjur dilakukan

"TIDAK.......bagi perangai yg melupakan akhirat,yang lalai membekali dirinya dengan amal sholeh dan yg lengah dari peringatan dan kedahsyatanya sakaratul maut

"TIDAK......bagi perangai membuang" harta dalam perkara-perkarayg haram,berlaku boros dalam perkara-perkara yg mubah dan prilaku yg dapat menangkas perkara"ketaatan

---------------------------------------------//
YA.........UNTUK SENYUMMU YANG CANTIK
yang mengirimkan cinta ,dan mengutus kasih sayang bagi orang lain

YA.......UNTUK KATA-KATAMU YG BAIK
yang membina persahabatan dan menghapus rasa benci

"YA......UNTUK SEDEKAHMU
yang membahagiakan orang-orang miskin,menyenangkan orang -orang fakir dan mengenyangkan orang-orang yg lapar

"YA .........UNTUK KESEDIHANMU
duduk bersama alqur'an seraya membaca,merenungi dan mengamalkanya sambil bertaubat dan beristigfar

"YA.......UNTUK KESEDIAANMU BERDZIKIR
beristigfar ,tenggelam dalam dos dan sentiasa memperbaiki taubatnya

"YA.........UNTUK USAHAMU DALAM MENDIDIK ANAK-ANAK mu dengan agama,sunnah dan nasehat yg bermangfaat baginya

"YA...... YA UNTUK RASA MALUMU BERHIJAB(menutup aurat)yang diperintahkan Allah .karena hanya itulah cara untuk menjags dan memelihara diri dan maruahmu

"sumber dikutip dari buku"menjadi wanita paling bahagia didunia"karya Dr.Aidh al-Qirnu

BARAKALLAHUFIKHUM
READMORE